Tampilkan postingan dengan label arduino. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label arduino. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Maret 2014

Tugas 5 II3231 Interaksi Manusia dengan Komputer dan Antarmuka : Keypad & LCD Display

Hai semua!

Tidak terasa kami sudah memasuki tugas kelima mata kuliah II3231 Interaksi Manusia dengan Komputer dan Antarmuka. Pada tugas kelima ini, kami kembali berkenalan dengan sebuah alat baru yang keren, yaitu keypad. Pada saat saya dan teman saya, Danny ingin membeli keypad, ternyata ada 2 jenis keypad yang dijual, yaitu keypad yang berukuran 4x3 dan keypad yang berukuran 4x4 (dilengkapi dengan huruf A, B, C, dan D pada kolom ke-4). Karena harganya sama, kami pun memutuskan untuk membeli keypad yang berukuran 4x4. Pada tugas kelima kali ini, kami melakukan 3 buah percobaan yang berbeda-beda dengan menggunakan keypad tentunya. Nah mau tau apa saja ketiga percobaan tersebut? Yuk, kita simak penjelasan untuk tiap percobaan tersebut.

Percobaan 1 : Menampilkan nilai dari tombol keypad yang ditekan pada serial monitor
Pada percobaan pertama ini, kami akan mencoba untuk menampilkan nilai dari tombol keypad yang ditekan pada serial monitor. Alat-alat dan bahan-bahan yang diperlukan antara lain:
  • 1 buah Arduino Uno
  • 1 buah breadboard 
  • 1 buah kabel USB 
  • 1 buah keypad 4x4
  • Kabel jumper 
  • Laptop yang sudah ter-install Arduino IDE (IDE yang saya gunakan adalah Arduino 1.0.5 untuk Windows)

Rangkaian percobaan pertama ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini.



Kode program untuk percobaan pertama ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

 
 

Hasil percobaan pertama ini dapat dilihat pada video di bawah ini.



Percobaan 2 : Menampilkan nilai dari tombol keypad yang ditekan pada LCD Display
Pada percobaan kedua ini, kami akan mencoba untuk menampilkan nilai dari tombol keypad yang ditekan pada LCD Display. Alat-alat dan bahan-bahan yang diperlukan antara lain:
  • 1 buah Arduino Uno
  • 1 buah breadboard 
  • 1 buah LCD display
  • 1 buah rotary potentiometer
  • 1 buah pin header 
  • 1 buah kabel USB 
  • 1 buah keypad 4x4
  • Kabel jumper 
  • Laptop yang sudah ter-install Arduino IDE (IDE yang saya gunakan adalah Arduino 1.0.5 untuk Windows)

Rangkaian percobaan kedua ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini.



Kode program untuk percobaan kedua ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

 


Hasil percobaan kedua ini dapat dilihat pada video di bawah ini.

 
Percobaan 3 : Membuat kalkulator sederhana

Pada percobaan ketiga ini, kami akan mencoba untuk membuat sebuah kalkulator sederhana. Kalkulator sederhana yang kami buat ini akan menampilkan dua buah angka satu digit yang ditekan beserta hasil operasi +, -, *, / dari kedua angka tersebut. Alat-alat dan bahan-bahan yang diperlukan antara lain:
  • 1 buah Arduino Uno
  • 1 buah breadboard 
  • 1 buah LCD display
  • 1 buah rotary potentiometer
  • 1 buah pin header 
  • 1 buah kabel USB 
  • 1 buah keypad 4x4
  • Kabel jumper 
  • Laptop yang sudah ter-install Arduino IDE (IDE yang saya gunakan adalah Arduino 1.0.5 untuk Windows)

Rangkaian percobaan ketiga ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini.



Kode program untuk percobaan kedua ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

 
 


Hasil percobaan kedua ini dapat dilihat pada gambar dan video di bawah ini.



 

Demikianlah penjelasan dari tugas kelima ini. Terima kasih :)

Akhir kata, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Soni dan partner kelompok saya, Dinda dan Danny atas kerja samanya :D

---
Gunawan
18211007
Sistem dan Teknologi Informasi
Institut Teknologi Bandung


Selasa, 18 Maret 2014

Tugas 4 II3231 Interaksi Manusia dengan Komputer dan Antarmuka : Menampilkan Suhu pada 7-Segment Display dan LCD Display

Halo semua!

Tugas keempat mata kuliah II3231 Interaksi Manusia dengan Komputer dan Antarmuka kali ini sebenarnya merupakan modifikasi dari tugas 3 yang lalu, yaitu membuat sebuah sensor temperatur dengan Arduino Uno. Perbedaannya adalah jika pada tugas 3 kemarin hasil pembacaan suhu ditampilkan pada Serial Monitor di laptop, sedangkan pada tugas 4 ini kami akan menggunakan visual output untuk menampilkan hasil pembacaan suhu dari sensor LM35. Visual output yang kami gunakan pada tugas 4 ini adalah 7-segment LED display dan LCD display. Nah, pasti penasaran kan seperti apa tampilan yang muncul pada 7-segment LED display dan LCD display? Yuk, kita lihat penjelasannya di bawah ini.

Percobaan 1 : Menampilkan Angka 0-9 pada 7-Segment LED Display
Pada percobaan pertama, kami ingin mencoba menggunakan 7-segment LED display melalui sebuah percobaan sederhana, yaitu menampilkan angka 0-9 secara berurutan. Alat-alat dan bahan-bahan yang diperlukan antara lain:
  • 1 buah Arduino Uno
  • 1 buah breadboard 
  • 1 buah 7-segment LED display
  • 1 buah kabel USB 
  • Kabel jumper 
  • Laptop yang sudah ter-install Arduino IDE (IDE yang saya gunakan adalah Arduino 1.0.5 untuk Windows)

7-segment display ini memiliki 10 pin. Berikut adalah pin diagram untuk 7-segment LED display.

Skema rangkaian percobaan pertama ini dapat dilihat pada gambar di bawah.


 
Kode program untuk percobaan pertama ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

 
 

Hasil percobaan pertama ini dapat dilihat pada video di bawah ini.



Percobaan 2 : Menampilkan Suhu pada 7-Segment LED Display
Pada percobaan kedua ini, kami akan menampilkan hasil pembacaan suhu dari sensor LM35 pada 7-segment LED display. Alat-alat dan bahan-bahan yang diperlukan antara lain:
  • 1 buah Arduino Uno
  • 1 buah breadboard 
  • 2 buah seven-segment LED display
  • 1 buah kabel USB 
  • 1 buah sensor LM35  
  • 1 buah multiplexer
  • Resistor
  • Kabel jumper 
  • Laptop yang sudah ter-install Arduino IDE (IDE yang saya gunakan adalah Arduino 1.0.5 untuk Windows)

Rangkaian percobaan kedua ini dapat dilihat pada gambar di bawah.



Kode program untuk percobaan kedua ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

 
 
 
 
Hasil percobaan kedua ini dapat dilihat pada video di bawah ini.



Percobaan 3 : Menampilkan Suhu pada LCD Display
Pada percobaan ketiga ini, kami akan menampilkan hasil pembacaan suhu dari sensor LM35 pada LCD display. Alat-alat dan bahan-bahan yang diperlukan antara lain:
  • 1 buah Arduino Uno
  • 1 buah breadboard 
  • 1 buah LCD display
  • 1 buah rotary potentiometer
  • 1 buah solder 
  • 1 buah kabel USB 
  • 1 buah sensor LM35
  • Resistor
  • Transistor
  • Kabel jumper 
  • Laptop yang sudah ter-install Arduino IDE (IDE yang saya gunakan adalah Arduino 1.0.5 untuk Windows)

Rangkaian percobaan ketiga ini dapat dilihat pada gambar di bawah.


 Kode program untuk percobaan ketiga ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini.



Hasil percobaan ketiga ini dapat dilihat pada video di bawah ini.



Nah, setelah kami berhasil menampilkan hasil pembacaan suhu dari sensor LM35 pada 7-segment LED display dan LCD display, percobaan kami belum selesai. Masih ada satu hal lagi yang perlu kami lakukan. Hal tersebut adalah memastikan apakah suhu yang ditampilkan pada 7-segment LED display dan LCD display tersebut sudah tepat dan sama dengan suhu sebenarnya yang ditunjukkan oleh termometer ruangan. Oleh karena itu, kami perlu melakukan kalibrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil pembacaan suhu yang benar dan tepat.

Kami pun memutuskan untuk melakukan pengukuran suhu di Laboratorium Fisika Dasar yang terletak di Gedung Comlabs lantai 2. Kami memilih LFD sebagai tempat percobaan karena di sana ada termometer ruangan yang bisa kami jadikan sebagai acuan untuk membandingkan dengan hasil pembacaan suhu yang kami peroleh dari sensor LM35. Kami pun mendapatkan lima data yang diambil dalam selang waktu sekitar satu menit sekali. Kelima data yang kami peroleh tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Berdasarkan tabel di atas, selisih antara suhu LFD dan suhu sensor adalah sebagai berikut:

Percobaan 1 : 27.83-26.5 = 1.33
Percobaan 2 : 27.83-26.8 = 1.03
Percobaan 3 : 28.32-27    = 1.32
Percobaan 4 : 27.83-26.8 = 1.03
Percobaan 5 : 28.32-27    = 1.32
Rata-rata selisih dari kelima percobaan di atas adalah 1.206oC.

Jadi, untuk memperoleh nilai pengukuran suhu yang lebih tepat dari sensor LM35, kami harus menampilkan nilai suhu sensor yang telah dikurangi 1.206oC. 

 Berikut adalah foto-foto yang kami ambil saat melakukan pengukuran suhu di LFD.




Demikianlah penjelasan dari tugas keempat ini. Terima kasih :)

Akhir kata, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada partner kelompok saya, Dinda dan Danny atas kerja samanya :D

---
Gunawan
18211007
Sistem dan Teknologi Informasi
Institut Teknologi Bandung

Senin, 24 Februari 2014

Tugas 3 II3231 Interaksi Manusia dengan Komputer dan Antarmuka

Hai semua!

Tugas ketiga yang diberikan Pak Soni kali ini pada mata kuliah II3231 Interaksi Manusia dengan Komputer dan Antarmuka adalah membuat sebuah sensor temperatur dengan Arduino Uno. Referensi buku yang digunakan untuk tugas ini adalah Arduino Cookbook 2nd Edition karangan Michael Morgalis. Alat-alat dan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat sensor temperatur ini antara lain :
  • 1 buah Arduino Uno
  • 1 buah breadboard 
  • 1 buah sensor LM35
  • 1 buah kabel USB
  • Laptop yang sudah ter-install Arduino IDE (IDE yang saya gunakan adalah Arduino 1.0.5 untuk Windows)

Skema rangkaian sensor temperatur yang akan dibuat dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 1 Skema Rangkaian Sensor Temperatur

Berikut adalah gambar rangkaian yang saya dan teman kelompok saya buat mengikuti skema pada Gambar 1 di atas. 

Gambar 2 Rangkaian Sensor Temperatur


Setelah selesai menyusun rangkaian seperti pada gambar di atas, kami pun membuat kode programnya pada software Arduino. Kode program tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 3 Kode Program Rangkaian Sensor Temperatur

Langkah selanjutnya adalah memasang kabel USB pada Arduino dan menyambungkannya ke laptop. Setelah itu, kami menjalankan kode program dengan memilih tombol verify dan upload yang ada pada bagian kiri atas software Arduino. Hasil pembacaan sensor temperatur dapat dilihat pada Serial Monitor dengan cara memilih menu Tools > Serial Monitor yang ada pada Menu Bar. Berikut adalah tampilan yang muncul pada Serial Monitor dari hasil pembacaan rangkaian sensor temperatur.

Gambar 4 Hasil Pembacaan Sensor Temperatur pada Serial Monitor


Demikianlah penjelasan dari tugas ketiga ini. Terima kasih :D

---
Gunawan
18211007
Sistem dan Teknologi Informasi
Institut Teknologi Bandung

Senin, 10 Februari 2014

Tugas 2 II3231 Interaksi Manusia dengan Komputer dan Antarmuka

Hai semua!

Post kedua saya kali ini pun masih berisi seputar penjelasan hasil eksperimen dari tugas kedua saya pada mata kuliah II3231 Interaksi Manusia dengan Komputer dan Antarmuka. Pada tugas kedua ini, Pak Soni meminta kami untuk mencoba memahami kode pada contoh 4 (halaman 57) dan contoh 5 (halaman 59) yang ada di buku Getting Started with Arduino 2nd Edition karangan Massimo Banzi. Masih menggunakan alat-alat dan bahan-bahan yang sama dengan tugas 1 yang lalu, kali ini kami akan membuat sebuah rangkaian sederhana yang dapat menyalakan lampu LED dengan lebih menarik dan interaktif.

Pada contoh 4, kami akan membuat sebuah rangkaian sederhana dengan menggunakan komponen utama berupa board Arduino Uno, breadboard, lampu LED, kabel USB, dan kabel jumper. Pada rangkaian ini, lampu LED akan menyala, tetapi lama-kelamaan cahaya yang dihasilkan lampu akan semakin memudar hingga akhirnya padam. Setelah padam, lampu LED ini akan menyala kembali perlahan-lahan hingga mencapai tingkat brightness cahaya lampu LED yang maksimal. Selanjutnya, keadaan ini pun terus-menerus berulang. Fenomena ini biasa kita sebut dengan istilah fade in dan fade out. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengatur brightness yang dihasilkan oleh lampu LED melalui teknik PMW (Pulse With Modulation).

Skema rangkaian untuk eksperimen ini dapat dilihat pada gambar di bawah.

Gambar 1 Skema Rangkaian Lampu LED Fade In dan Fade Out


Berikut adalah gambar dari rangkaian yang saya dan teman kelompok saya buat mengikuti skema pada Gambar 1 di atas.

Gambar 2 Rangkaian Lampu LED Fade In dan Fade Out

Kode program untuk rangkaian di atas dapat dilihat di bawah ini.

Gambar 3 Kode Program Rangkaian Lampu LED Fade In dan Fade Out


Setelah rangkaian selesai disusun dan kode program sudah dapat dieksekusi, kini saatnya kita melihat apakah hasil yang diperoleh sudah sesuai dengan yang diharapkan. Yeay! Eksperimen pertama kami pun berhasil. Berikut adalah video eksperimen pertama kami.



Dari video di atas, kita dapat melihat fenomena fade in dan fade out dari lampu LED dengan jelas. Lampu LED awalnya menyala dengan sangat terang, tetapi lama-kelamaan cahaya yang dihasilkan lampu semakin redup hingga akhirnya padam. Setelah padam, lampu LED pun menyala kembali perlahan-lahan hingga terang kembali seperti semula.

Nah, sekarang waktunya melakukan eksperimen kedua. Sebenarnya, eksperimen kedua ini tidak jauh berbeda dengan eksperimen pertama. Hanya saja pada eksperimen kedua ini, kita membutuhkan sebuah resistor dan sebuah pushbutton yang akan digunakan sebagai input untuk menyalakan dan mengatur tingkat brightness dari lampu LED. Ada dua fenomena yang dapat kita amati dari eksperimen kedua ini. Fenomena pertama, yaitu kita cukup menekan pushbutton sekali saja untuk menyalakan atau memadamkan lampu LED. Fenomena kedua, yaitu kita dapat mengatur tingkat brightness dari lampu LED dengan menekan pushbutton dan menahannya dalam waktu tertentu sesuai yang kita inginkan. Ketika pushbutton ini ditekan dan ditahan, lampu LED akan menyala fade in dan fade out. Ketika pushbutton ini dilepas, lampu LED akan menyala sesuai dengan tingkat brightness kondisi terakhir.

 Rangkaian dari eksperimen kedua ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 4 Rangkaian Lampu LED Fade In dan Fade Out dengan Pushbutton


Kode program untuk eksperimen kedua ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini.


Gambar 5 Kode Program Rangkaian Lampu LED Fade In dan Fade Out dengan Pushbutton


Setelah rangkaian selesai disusun dan kode program sudah dapat dieksekusi, sekarang saatnya kita mencoba menjalankan eksperimen kedua ini. Yeay! Eksperimen kedua kami pun berhasil. Berikut adalah video eksperimen kedua kami.



Dari video di atas, kita dapat melihat bahwa ketika pushbutton ditekan sekali, lampu LED menyala. Ketika pushbutton tersebut ditekan satu lagi, lampu LED menjadi padam. Namun, ketika kami menekan pushbutton tersebut dan menahannya dalam kurun waktu tertentu, lampu LED akan menyala fade in dan fade out secara bergantian.

Demikian penjelasan tugas kedua yang saya lakukan. Semoga bermanfaat :D

---
Gunawan
18211007
Sistem dan Teknologi Informasi
Institut Teknologi Bandung






Senin, 03 Februari 2014

Tugas 1 II3231 Interaksi Manusia dengan Komputer dan Antarmuka

Halo semua!

Pada post pertama ini, saya akan menjelaskan proses dan hasil pekerjaan dari tugas pertama saya pada mata kuliah II3231 Interaksi Manusia dengan Komputer dan Antarmuka. Tugas pertama yang diberikan oleh Pak Soni kepada kami adalah membuat sebuah rangkaian sederhana dengan Arduino Uno yang dapat menyalakan dan memadamkan sebuah lampu LED melalui push button. Jika push button ini ditekan pertama kali, lampu LED akan terus menyala. Selanjutnya, jika kami ingin memadamkan lampu LED yang menyala tersebut, kami cukup menekan push button tersebut sekali lagi. Begitu pula seterusnya, kami cukup menekan push button tersebut untuk menyalakan dan memadamkan lampu LED.

Langkah pertama yang saya (dan teman-teman kelompok saya) lakukan adalah menyiapkan alat-alat dan bahan-bahan yang diperlukan untuk mengerjakan tugas ini. Alat-alat dan bahan-bahan yang diperlukan, antara lain :
  • 1 buah Arduino Uno
  • 1 buah Push button
  • 1 buah Resistor
  • 1 buah Breadboard 
  • 1 buah Lampu LED
  • 1 buah Kabel USB
  • Kabel secukupnya
  • Laptop yang sudah ter-install Arduino IDE (IDE yang saya gunakan adalah Arduino 1.0.5 untuk Windows)

Setelah semua alat dan bahan di atas kami dapatkan, saya dan teman-teman kelompok saya membuat rangkaian seperti pada gambar di bawah ini yang kami peroleh dari situs http://arduino.cc/en/Tutorial/Button.
Gambar 1 Contoh Rangkaian

Rangkaian yang saya dan teman kelompok saya buat dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 2 Rangkaian yang Dibuat


Kami memasang kutub anoda (kutub positif - bagian yang lebih panjang) lampu LED pada pin digital nomor 13, sedangkan kutub katoda (kutub negatif - bagian yang lebih pendek) lampu LED dipasang pada pin digital GND. Push button kami pasang pada pin digital nomor 2.

Setelah selesai menyusun rangkaian, kami pun membuat kode program pada software Arduino yang telah kami install di laptop. Kode program tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 3 Kode Program

Langkah selanjutnya adalah memasang kabel USB pada Arduino dan menyambungkannya ke laptop. Setelah itu, kami menjalankan kode program dengan memilih tombol verify dan upload yang ada pada bagian kiri atas software Arduino. Setelah berhasil, kami pun mencoba menjalankan rangkaian yang telah kami buat tersebut. Hasil yang kami peroleh pun sesuai dengan yang kami inginkan.

Berikut adalah gambar dari hasil percobaan kami.

Gambar 4 Lampu LED menyala ketika press button ditekan pertama kali

Gambar 5 Lampu LED padam ketika press button ditekan lagi

Kami pun merekam hasil percobaan kami dalam sebuah video agar lebih menarik dan mudah dipahami. Video tersebut dapat dilihat di bawah ini. Selamat menonton!

 

Demikian penjelasan dari tugas pertama yang saya buat ini. Terima kasih :D

---
Gunawan
18211007
Sistem dan Teknologi Informasi
Institut Teknologi Bandung